nila B E S T

—— we are the BEST ——

Growth Performance Of The Black (BEST)

Growth Performance Of The Black (BEST) and Red (Red NIFI) Nile Tilapia (Oreochromis Niloticus L) under Separate Rearing Condition

Otong Zenal Arifin, Gleni Hasan Huwoyon and Rudhy Gustiano

INTRODUCTION
In many species of fish, color influences the growth performance as well as the market price. It is reported that certain color gene has pleitropic effect on the growth rate of nile tilapia and other cultured species such as American catfish, sword tail, Midas cichlid and rainbow trout. Recently, many new strains of nile tilapia were produced, therefore it is important to evaluate the growth performance of difference varieties of nile tilapia existed. Objective of the study was to elucidate the growth performance between color phenotypes of nile tilapia, Black color for BEST strain and red for Red NIFI

METHOD
Evaluated strains used in this study were Black color phenotype (BEST) from Bogor and Red color one (Red NIFI) from Sukamandi. Growth performance test was conducted in 8 m3 concrete tanks using fine net size 1x1x1m3. Density of was 65 fish per 1 m3 with initial fish size was 5 cm or 4-5 g each. The experiment was conducted for 1 month.

RESULT AND DISCUSSION
The results showed that the black color phenotype (BEST) has better absolute and spesific growth rate than red color (Red NIFI) (P < 0.01). Absolute growth of black color phenotype and red color were 5.4 ± 0.84 g and 2.8 ± 0.31 g with the specific growth rate were 0.18 ± 0.032 g/day for black color phenotype and 0.09 ± 0.012 g/day for the red color. The differences was significantly since the 20th day.

CONCLUSION
The black color phenotype (BEST) has better growth performance significantly than the red color one (Red NIFI).

Iklan

Juni 29, 2009 Posted by | Karya Ilmiah | | Tinggalkan komentar

Ketahanan Nila BEST terhadap Salinitas

by: Dadang Ariyanto1, M.H. Fariduddin Ath-thar2, Rudhy Gustiano2

PENDAHULUAN
Ketersediaan perairan payau membutuhkan jenis dan strain yang dapat dibudidayakan di perairan tersebut. Namun demikian, belum tentu semua jenis varietas unggulan toleran terhadap salinitas tinggi. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk melakukan evaluasi pertumbuhan benih ikan nila berbagai strain/populasi dalam media bersalinitas 5 ppt menggunakan ikan nila strain BEST, lokal Kuningan (LK), Red NIFI (RN), nila merah (NM) dan nila hitam (NH) di masyarakat.

BAHAN DAN METODE
 Ikan dipelihara dalam akuarium 100 x 40 x 60 cm
 Kepadatan 25 ekor tiap ulangan sebanyak 4 ulangan
 Ikan uji yang digunakan berukuran 3-5 cm.
 Air bersalinitas dibuat dengan menambahkan garam tambak
dengan air tawar sehingga mencapai 5 ppt hasil peneraaan
menggunakan “refraktometer”.
 Ikan diberi pakan komersial (pellet) sebanyak 5% per hari dari bobot tubuh.
 Pengamatan pertumbuhan panjang baku dan bobot tubuh dilakukan
setiap 10 hari sekali
 Sintasan dihitung secara akumulatif setiap 10 hari.
 Biomass dihitung dengan menimbang total ikan yang ada di akuarium.
 Analisa data dengan analisa sidik ragam, diteruskan dengan “Duncan test”

HASIL
Pengamatan pertumbuhan panjang dan bobot tubuh memperlihatkan bahwa kelima strain yang diuji tidak memperlihatkan adanya perbedaan pertumbuhan panjang dan bobot. Untuk biomassa, BEST memberikan hasil yang terbaik dan berbeda nyata dengan Hitam, Merah dan LK namun tidak berbeda nyata dengan Red Nifi. Sedangkan Red Nifi sendiri tidak berbeda nyata dengan Hitam (P < 0,01) tetapi berbeda nyata dengan LK dan Merah. Untuk pengamatan sintasan, ikan nila BEST mempunyai nilai yang terbaik dan berbeda sangat nyata (P<0,01) dibandingkan dengan LK, merah dan hitam tetapi tidak berbeda nyata dengan Red Nifi. Demikian pula untuk Red Nifi yang berbeda nyata dengan LK, merah dan hitam. Sedangkan untuk ketiga strain lainnya (LK, merah dan hitam) tidak memberikan perbedaan nyata satu sama lain.

MALANG

KESIMPULAN
Dari beberapa parameter yang diamati, hasil sementara menunjukkan ikan nila BEST lebih baik dalam sintasan dan pertambahan biomasa total dibandingkan dengan strain lainnya.

Juni 29, 2009 Posted by | Ketahanan Salinitas | Tinggalkan komentar

Sejarah Nila BEST

Pada tanggal 02 Desember 2008 salah satu strain baru ikan nila yang awalnya bernama “NILA BOGOR” telah dinyatakan LULUS oleh Tim Penguji menjadi NILA BEST (Bogor Enhanched Strain Tilapia) untuk kemudian disebarkan secara luas ke masyarakat. Kami katakan pencapaian awal, karena kami berharap ke depan masih akan terus dan terus berlanjut dihasilkan kembali ikan nila unggul yang memiliki keunggulan-keunggulan tertentu yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Ikan nila BEST merupakan ikan hasil pemuliaan menggunakan dengan karakter keunggulan dalam pertumbuhan. Ikan ini dihasilkan melalui suatu proses yang panjang selama 4 (empat) tahun penelitian yang dilakukan Tim Peneliti Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar Bogor yang terdiri dari:

Dr. Rudhy Gustiano,

Otong Zenal Arifin, SPi, MSi,

Gleni Hasan Huwoyon, SPi.

Dr. Estu Nugroho.

Nila BEST

Juni 22, 2009 Posted by | NILA BEST | Komentar Dinonaktifkan pada Sejarah Nila BEST

Daftar Karya Ilmiah Tentang Nila BEST

* Arifin, O.Z. danR. Gustiano. 2006. Pertumbuhan populasi ikan nila Orechromis niloticus di kolam Cijeruk Bogor. Sainteks 13: 141 – 146.
* Arifin, O,Z., E. Nugroho dan R. Gustiano.2007. Keragaman genetik populasi ikan nila (Oreochromis niloticus) dalam program seleksi berdasarkan RAPD. Berita Biologi 8: 465-471. Puslitbang Biologi LIPI.
* Gustiano, R., O.Z. Arifin dan T. Kurniasih. 2005. Uji banding pertumbuhan empat populasi ikan nila di Kolam Percobaan Cibalagung, Bogor. Sainteks 12: 169 – 174
* Gustiano, R. Y. Suryanti dan A. Widiyati. 2005. Evaluasi pertumbuhan populasi nila di dua lokasi penelitian berbeda. Aquacultura Indonesiana
* Gustiano, R., T. Kurniasih dan O.Z. Arifin. 2005. Evaluasi pertumbuhan empat populasi ikan nila (Oreochromis niloticus) di kolam percobaan Cijeruk, Bogor.Biosfera 22: 129-133.
* Gustiano, R dan O.Z. Arifin. 2007. Keragaan pertumbuhan 24 famili nila Oreochromis niloticus) generasi pertama (F1) pada umur 5 bulan. Sainteks 14: 155-161.
* Gustiano, R., O.Z. Arifin, A. Widiyati dan L. Winarlin. 2007. Pertumbuhan jantan dan betina 24 famili ikan nila (Oreochromis niloticus) pada umur 6 bulan. Dalam Prosiding Lokakarya nasional Pengelolaan dan perlindungan Sumber Daya Genetik di Indonesia (Editors: K. Dwiyanto dkk). Jakarta. P: 287-291.
* Gustiano, R dan O.Z. Arifin. 2008. Respon dan heretabilitas pada seleksi famili ikan nila(Oreochromis niloticus) generasi ketiga (G3).9 h (Prosiding Nasional Seminar Perikanan Indonesia-UGM 2008).
* Kusdiarti, Ani Widiyati, Winarlin dan Rudhy Gustiano. 2008. Uji Banding pertumbuhan biomas ikan nila (Oreochromis niloticus) seleksi dan nonseleksi di Waduk dan danau. 7 h (Prosiding Seminar Nasional Ichthyology IV).
* Nuryadi, O.Z. Arifin, Mulyasari dan R. Gustiano. 2008. Evaluasi Keragaan dan Keragaman Genetik Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Hasil Program Seleksi Berdasarkan Karakter Morfometrik dan DNA. Berita Biologi, Vol 9, No 1: 81-90 pp. Puslitbang Biologi LIPI
* Taufik, P., D. Sugiani, U. Purwasih dan R. Gustiano. 2008. Uji ketahanan penyakit Streptococcosis dan lingkungan pada ikan nila (Oreochromis niloticus) seleksi dan non seleksi. 8 h. (dalam proses publikasi Buku Bunga Rampai-Pusat Riset Perikanan Budidaya).
* Widiyati, A.,R. Gustiano,dan O.Z. Arifin. 2006. Uji pertumbuhan 24 famili generasi pertama (F1) ikan nila (Orechromis niloticus) di karamba jaring apung. Sainteks 13: 210 – 216.
* Widyastuti, Y.R, J. Subagja dan R. Gustiano. 2008. Bioreproduksi ikan nila (Orechromis niloticus) seleksi dan non seleksi: karakter induk, telur dan embrio dan benih. 9 h. (Prosiding Seminar Nasional Ichthyology Nasional IV).
* Winarlin, dan Gustiano, R. 2007. Pertumbuhan nila (Oreochromis niloticus) jantan di lingkungan danau dan kolam. Sainteks 14:210-214.
* Winarlin dan R. Gustiano. 2008. Uji banding pertumbuhan biomas ikan nila (Oreochromis niloticus) seleksi dan non seleksi di kolam dan di danau. 7 h (dalam proses publikasi Jornal Biosfera
* Gustiano, R. O.Z. Arifin dan E. Nugroho. 2008. Perbaikan pertumbuhan ikan nila (Oreochromis niloticus) dengan seleksi famili. Media Akuakultur, Vol 3 No 2: 98-106.
* Arifin, O.Z., Huwoyon, G.H. and R. Gustiano. 2009. Growth Performance Of The Black And Red Nile Tilapia (Oreochromis niloticus L) Under Separate Rearing Conditio. Makalah disampaikan dalam World Ocean Conference (WOC), Manado, Mei 2009.
* Gustiano, R, Arifin, O.Z., Huwoyon, G.H., Ath-thar, MHF and Nugroho, E. 2009. Bogor Enhanched Strain Tilapia (BEST): New Strain of Nile Tilapia (Oreochromis niloticus) in Indonesia. World Ocean Conference, Manado, Mei 2009.

Juni 22, 2009 Posted by | Karya Ilmiah | 2 Komentar