nila B E S T

—— we are the BEST ——

Ketahanan Nila BEST terhadap Salinitas

by: Dadang Ariyanto1, M.H. Fariduddin Ath-thar2, Rudhy Gustiano2

PENDAHULUAN
Ketersediaan perairan payau membutuhkan jenis dan strain yang dapat dibudidayakan di perairan tersebut. Namun demikian, belum tentu semua jenis varietas unggulan toleran terhadap salinitas tinggi. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk melakukan evaluasi pertumbuhan benih ikan nila berbagai strain/populasi dalam media bersalinitas 5 ppt menggunakan ikan nila strain BEST, lokal Kuningan (LK), Red NIFI (RN), nila merah (NM) dan nila hitam (NH) di masyarakat.

BAHAN DAN METODE
 Ikan dipelihara dalam akuarium 100 x 40 x 60 cm
 Kepadatan 25 ekor tiap ulangan sebanyak 4 ulangan
 Ikan uji yang digunakan berukuran 3-5 cm.
 Air bersalinitas dibuat dengan menambahkan garam tambak
dengan air tawar sehingga mencapai 5 ppt hasil peneraaan
menggunakan “refraktometer”.
 Ikan diberi pakan komersial (pellet) sebanyak 5% per hari dari bobot tubuh.
 Pengamatan pertumbuhan panjang baku dan bobot tubuh dilakukan
setiap 10 hari sekali
 Sintasan dihitung secara akumulatif setiap 10 hari.
 Biomass dihitung dengan menimbang total ikan yang ada di akuarium.
 Analisa data dengan analisa sidik ragam, diteruskan dengan “Duncan test”

HASIL
Pengamatan pertumbuhan panjang dan bobot tubuh memperlihatkan bahwa kelima strain yang diuji tidak memperlihatkan adanya perbedaan pertumbuhan panjang dan bobot. Untuk biomassa, BEST memberikan hasil yang terbaik dan berbeda nyata dengan Hitam, Merah dan LK namun tidak berbeda nyata dengan Red Nifi. Sedangkan Red Nifi sendiri tidak berbeda nyata dengan Hitam (P < 0,01) tetapi berbeda nyata dengan LK dan Merah. Untuk pengamatan sintasan, ikan nila BEST mempunyai nilai yang terbaik dan berbeda sangat nyata (P<0,01) dibandingkan dengan LK, merah dan hitam tetapi tidak berbeda nyata dengan Red Nifi. Demikian pula untuk Red Nifi yang berbeda nyata dengan LK, merah dan hitam. Sedangkan untuk ketiga strain lainnya (LK, merah dan hitam) tidak memberikan perbedaan nyata satu sama lain.

MALANG

KESIMPULAN
Dari beberapa parameter yang diamati, hasil sementara menunjukkan ikan nila BEST lebih baik dalam sintasan dan pertambahan biomasa total dibandingkan dengan strain lainnya.

Juni 29, 2009 - Posted by | Ketahanan Salinitas

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: